Petisi PT. Kallista Alam

Setelah 5 tahun, kasus pembakaran 1000 hektar lahan di Rawa Tripa belum juga selesai. Pada tahun 2014, perusahaan kelapa sawit PT. Kallista Alam terbukti bersalah atas pembakaran 1000 hektar lahan gambut di Rawa Tripa, Kabupaten Nagan Raya, dimana Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh memberikan hukuman kepada PT. Kallista Alam sebesar 366 Milyar Rupiah (251,7 Milyar untuk pemulihan lahan dan 114,3 Milyar untuk diberikan kepada kas negara). Mahkamah Agung pun telah memperkuat putusan tersebut, dan meminta PT. Kallista Alam untuk membayar denda dan melakukan pemulihan lahan segera.

Pada tahun 2019, PN Meulaboh mengalihkan wewenang eksekusi putusan mereka kepada PN Suka Makmue, dan juga mengajukan PN Suka Makmue untuk segera melakukan pelelangan lahan 5769 hektar lahan Hak Guna Usaha (HGU) mereka, yang notabene adalah jaminan apabila PT. Kallista Alam tidak membayar denda 366 milyar mereka. Tetapi faktanya, sampai akhir tahun 2019, pelelangan lahan tersebut belum juga dilakukan. Ini menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum perusahaan perusak lingkungan di Indonesia.

Bersama Auriga, kita membuat petisi melalui laman change.org yang ditujukan kepada PN Suka Makmue untuk mendorong PN Suka Makmue untuk segera melakukan pelelangan lahan HGU tersebut agar pemulihan lahan gambut Rawa Tripa bisa dilakukan segera, demi kebaikan masyarakat Nagan Raya, lingkungan hidup dan masa depan Kawasan Ekosistem Leuser.

Kami meminta dukungan teman teman semua untuk menandatangani petisi di bawah!

www.change.org/denda366M

Post a comment